PT Witanabe Integrasi Indonesia mendokumentasikan proyek fabrikasi dan perakitan (coupling) untuk satu unit pompa merek EDON dengan motor penggerak elektrik. Proyek ini menyoroti keahlian Witanabe dalam mengintegrasikan komponen-komponen utama menjadi sebuah sistem pompa yang solid, andal, dan siap pakai. Unit pompa ini dirakit di atas sebuah baseplate baja yang dirancang khusus, memastikan platform yang stabil dan kelurusan (alignment) yang presisi antara poros pompa dan motor, yang merupakan faktor fundamental untuk durabilitas dan efisiensi operasional jangka panjang.
Berdasarkan observasi visual, unit ini menggunakan pompa sentrifugal tipe self-priming. Desain ini ditandai dengan adanya ruang priming (priming chamber) yang besar pada casing pompa, yang memungkinkan pompa untuk mengevakuasi udara dari saluran hisap dan memulai proses pemompaan tanpa memerlukan katup kaki (foot valve) atau pengisian manual pada saluran hisap. Casing pompa (wet end) tampak terbuat dari material stainless steel atau sejenisnya, yang mengindikasikan bahwa pompa ini dirancang untuk menangani fluida yang korosif atau aplikasi yang menuntut standar kebersihan tinggi. Keseluruhan unit, termasuk motor dan baseplate, dilapis dengan cat protektif untuk ketahanan terhadap kondisi lingkungan industri.
Ringkasan Proyek
Detail teknis dan konteks proyek fabrikasi dan perakitan ini, menyoroti keahlian Witanabe dalam menyediakan solusi pompa yang terintegrasi dan andal.
| Proyek | Fabrikasi & Perakitan Unit Pompa (Pump Set Assembly) |
| Komponen Utama | Pompa EDON (Self-Priming, material wet-end Stainless Steel), Motor Elektrik, Baseplate Baja Fabrikasi. |
| Fokus Teknis Utama | Presisi Shaft Alignment (pelurusan poros) untuk meminimalkan getaran, memaksimalkan efisiensi, dan memperpanjang umur bearing. |
| Fitur Keselamatan | Instalasi pelindung kopling (Coupling Guard) standar industri untuk melindungi personel dari komponen berputar. |
| Aplikasi Potensial | Transfer fluida korosif, aplikasi higienis, atau situasi yang memerlukan kemampuan hisap dari level lebih rendah (suction lift). |
| Hasil Akhir | Unit pompa terintegrasi yang siap instalasi (“plug-and-play”), secara signifikan mengurangi waktu dan kerumitan kerja di lokasi klien. |
Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan untuk proyek perakitan unit pompa ini mencakup serangkaian proses engineering mekanis yang detail dan presisi. Fokus utamanya adalah menghasilkan sebuah unit pompa (pump set) yang terintegrasi dan siap untuk diinstalasi di lokasi klien. Berikut adalah rincian lingkup pekerjaan yang dapat diidentifikasi dari dokumentasi visual:
- Fabrikasi Baseplate: Merancang dan memfabrikasi baseplate dari material baja struktural. Proses ini meliputi pemotongan, pengelasan, dan permesinan untuk menciptakan fondasi yang datar, kaku, dan sesuai dengan dimensi dudukan pompa serta motor.
- Pemasangan Komponen: Melakukan pemasangan (mounting) pompa EDON dan motor elektrik pada baseplate. Setiap komponen diposisikan secara cermat dan dikencangkan menggunakan baut sesuai spesifikasi.
- Shaft Alignment: Melaksanakan proses alignment atau pelurusan antara poros pompa dan poros motor. Ini adalah tahap paling kritis yang bertujuan untuk memastikan kedua poros berada dalam satu garis lurus yang presisi, baik secara paralel maupun angular, untuk meminimalkan getaran dan beban pada bearing.
- Instalasi Kopling dan Pelindung: Memasang flexible coupling untuk menghubungkan kedua poros dan mentransfer daya dari motor ke pompa. Sebuah pelindung kopling (coupling guard) berwarna kuning yang terlihat jelas juga dipasang sebagai fitur keselamatan standar untuk mencegah kontak dengan bagian yang berputar.
- Finishing dan Pengecatan: Melakukan proses surface preparation dan pengecatan pada seluruh unit, terutama baseplate dan komponen non-stainless. Pengecatan ini tidak hanya berfungsi untuk estetika tetapi juga sebagai lapisan pelindung utama terhadap korosi.
- Inspeksi Kualitas Akhir: Melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh hasil perakitan, memastikan semua baut telah dikencangkan dengan torsi yang tepat dan semua komponen terpasang dengan aman.

Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis dalam proyek ini berpusat pada tiga pilar utama: stabilitas struktural, presisi alignment, dan keselamatan operasional. Stabilitas struktural dicapai melalui desain baseplate yang kaku. Baseplate yang baik harus mampu menahan berat dari pompa dan motor serta meredam getaran yang timbul selama operasi tanpa mengalami deformasi. Penggunaan profil baja struktural yang dilas menjadi satu kesatuan memastikan kekakuan yang dibutuhkan.
Presisi alignment adalah aspek teknis yang paling kritikal dalam perakitan pompa direct-coupled. Misalignment, bahkan dalam orde sepersekian milimeter, dapat menyebabkan getaran berlebih, kerusakan prematur pada bearing pompa dan motor, kerusakan pada mechanical seal, dan peningkatan konsumsi energi. Tim teknisi Witanabe menggunakan alat alignment presisi (seperti dial indicator atau laser alignment tool) untuk memastikan kelurusan poros berada dalam batas toleransi yang sangat ketat sesuai standar industri.
Diagram: Ilustrasi konsep misalignment (angular dan paralel) antara poros pompa dan motor, serta proses koreksi menggunakan shims untuk penyesuaian vertikal.
Dari sisi keselamatan, pemasangan coupling guard adalah sebuah keharusan. Ini merupakan implementasi dari prinsip “designing out the hazard” di mana potensi bahaya dari komponen berputar dihilangkan dengan memasang penghalang fisik yang solid. Warna kuning cerah pada pelindung tersebut juga merupakan praktik standar keselamatan untuk meningkatkan visibilitas dan mengingatkan personel akan adanya potensi bahaya.

Proses Pelaksanaan
Proses pelaksanaan perakitan ini dilakukan sepenuhnya di workshop PT Witanabe Integrasi Indonesia, yang memungkinkan kontrol kualitas di setiap tahap. Proses dimulai dengan fabrikasi baseplate. Setelah baseplate selesai dan dicat dasar, pompa dan motor diletakkan di atasnya. Tim teknisi kemudian melakukan “soft footing check” untuk memastikan keempat kaki motor dan pompa menapak sempurna pada baseplate tanpa ada celah yang bisa menyebabkan distorsi saat baut dikencangkan.
Tahap selanjutnya adalah proses alignment. Shim pack (pelat tipis dari stainless steel) digunakan di bawah kaki motor untuk mengatur ketinggian vertikalnya hingga poros motor sejajar dengan poros pompa. Penyesuaian horizontal dilakukan dengan menggeser posisi motor ke samping. Proses ini dilakukan secara iteratif hingga alignment angular dan paralel memenuhi standar toleransi. Setelah alignment tercapai, baut pengikat motor dikencangkan dengan metode yang benar untuk menghindari bergeraknya kembali posisi motor. Terakhir, coupling dipasang, dan pelindung kopling dibaut pada tempatnya, menyelesaikan proses perakitan mekanis.
Visualisasi Teknis
Proses perakitan sebuah unit pompa (pump set) mengikuti alur kerja yang logis dan terstruktur untuk memastikan kualitas dan presisi. Diagram alir di bawah ini mengilustrasikan langkah-langkah kunci dalam proses perakitan unit pompa EDON ini dari awal hingga akhir.
Flowchart: Diagram alir yang menggambarkan proses perakitan unit pompa, dimulai dari fabrikasi baseplate hingga inspeksi akhir.
Hasil dan Penyelesaian
Proyek ini menghasilkan satu unit rakitan pompa EDON yang lengkap, solid, dan siap untuk diintegrasikan ke dalam sistem perpipaan di lokasi klien. Hasil akhir, seperti yang didokumentasikan dalam foto, menunjukkan sebuah produk dengan standar fabrikasi yang tinggi. Pengecatan yang merata dan rapi, pemasangan komponen yang presisi, dan adanya fitur keselamatan yang jelas merupakan bukti dari perhatian Witanabe terhadap detail dan kualitas.
Penyelesaian proyek ini menyediakan solusi pemompaan yang andal bagi klien, di mana aspek-aspek mekanis yang paling kritis seperti alignment telah ditangani secara profesional di lingkungan workshop yang terkontrol. Unit “plug-and-play” semacam ini secara signifikan mengurangi waktu dan kompleksitas instalasi di lapangan, serta memberikan jaminan kinerja dan keandalan operasional yang lebih tinggi.

Catatan Teknis
Pompa self-priming seperti EDON yang terlihat pada proyek ini sangat bermanfaat untuk aplikasi transfer cairan dari lokasi yang lebih rendah dari pompa (suction lift), seperti mengosongkan tangki bawah tanah, sumur, atau parit. Kemampuannya untuk re-prime (melakukan priming ulang secara otomatis) bahkan setelah saluran hisap terekspos udara membuatnya sangat andal untuk operasi intermiten. Pilihan material wet-end yang tampak seperti stainless steel memperluas jangkauan aplikasinya ke fluida yang tidak dapat ditangani oleh pompa berbahan cast iron standar, seperti bahan kimia tertentu, produk makanan, atau air dengan tingkat salinitas tinggi.
Download Product Brochure
Dapatkan informasi lengkap tentang spesifikasi teknis, kurva kinerja, dan aplikasi pompa Edon. Brochure ini mencakup data H-Q curve, spesifikasi motor, dimensi, dan panduan pemilihan pompa yang tepat untuk kebutuhan Anda.
Format: PDF | Ukuran: ~14 MB
Siap untuk Konsultasi Proyek Anda?
Butuh perakitan unit pompa yang presisi? Kami ahli dalam fabrikasi baseplate dan alignment pompa untuk performa optimal.
Atau hubungi kami di: +62 857-8096-1572 | Email: info@witanabe.com



