Desain dan modifikasi kanopi untuk gedung perkantoran komersial high-rise menuntut analisis rekayasa yang mendalam untuk memastikan keamanan struktural, fungsionalitas, dan integrasi estetika dengan fasad yang ada. PT Witanabe Integrasi Indonesia mengembangkan sebuah studi desain dan proposal teknis yang komprehensif untuk proyek modifikasi kanopi di Lion Tower, Jakarta, yang mencakup pembongkaran struktur lama dan pemasangan kanopi baru dengan material modern.
Keberhasilan sebuah proyek renovasi kanopi tidak hanya terletak pada penampilan akhir, tetapi pada ketepatan analisis struktural, pemilihan material yang sesuai dengan kondisi lingkungan, dan perencanaan metode konstruksi yang aman dan efisien. Desain yang tidak memadai dapat mengakibatkan risiko kegagalan struktur, masalah kebocoran air, biaya perawatan yang tinggi, dan penampilan yang tidak selaras dengan citra gedung. Studi kasus ini mendemonstrasikan metodologi rekayasa kami dalam menganalisis beban, merancang sistem struktur baja IWF, merinci spesifikasi kaca tempered laminated, dan mengintegrasikan elemen fungsional seperti drainase dan pencahayaan. Anda akan memahami bagaimana kami mentransformasikan kebutuhan klien menjadi sebuah solusi teknis yang terperinci dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berikut adalah rincian lengkap dari analisis permasalahan hingga solusi rekayasa yang siap diimplementasikan.
Permasalahan / Tantangan
Proyek ini diawali dengan kebutuhan dari manajemen gedung Lion Tower untuk meremajakan area pintu masuk utama mereka. Kanopi yang ada, meskipun fungsional, dianggap sudah ketinggalan zaman dari segi desain dan menunjukkan tanda-tanda penuaan material yang dapat berpotensi menjadi risiko di masa depan. Tantangan utamanya adalah merancang struktur baru yang tidak hanya modern dan secara visual menarik, tetapi juga memiliki kekuatan dan durabilitas jangka panjang untuk melindungi area lobi utama dari cuaca ekstrem, seperti hujan deras dan paparan sinar matahari langsung. Isu utamanya adalah bagaimana menciptakan sebuah desain yang ikonik dan menyatu dengan fasad kaca gedung yang megah.
Rangkuman Proyek
Tabel ini menyajikan ringkasan teknis dari proyek modifikasi kanopi Lion Tower, memberikan gambaran cepat mengenai lingkup, material utama, dan tantangan rekayasa yang dihadapi.
| Parameter | Spesifikasi / Deskripsi |
|---|---|
| Lokasi Proyek | Lion Tower, Jakarta |
| Lingkup Pekerjaan | Studi Desain, Analisis Rekayasa, dan Proposal Teknis Modifikasi Kanopi |
| Struktur Utama | Baja IWF 300x150x6.5×9 |
| Material Atap | Kaca Tempered Laminated (2x6mm) |
| Material Finishing | Stainless Steel SUS 304, Aluminium Composite Panel (ACP), GRC |
| Dimensi Utama | Bentang ~12.6 meter, Lebar ~10 meter |
| Tantangan Utama | Koneksi ke struktur eksisting, manajemen beban kaca, sistem drainase terintegrasi, dan pembongkaran aman. |
| Status | Proposal Desain Teknis (Belum Dibangun) |
Tantangan teknis pertama adalah merancang sistem struktur yang mampu menopang beban atap kaca yang berat serta beban tambahan seperti air hujan dan angin, sambil meminimalkan jumlah kolom penyangga untuk menciptakan kesan ruang yang terbuka dan lapang. Struktur baru harus terhubung dengan aman ke balok dan kolom eksisting gedung tanpa mengganggu integritas struktural bangunan utama. Proses pembongkaran kanopi lama juga menjadi tantangan tersendiri, karena harus dilakukan dengan hati-hati untuk memastikan keamanan area di bawahnya yang merupakan akses vital bagi penghuni dan pengunjung gedung. Seluruh pekerjaan harus direncanakan untuk meminimalkan gangguan terhadap operasional harian gedung.
Selanjutnya, pemilihan material menjadi faktor krusial. Material harus tahan terhadap korosi akibat polusi udara perkotaan, memiliki kekuatan yang memadai, dan memberikan tampilan premium yang sesuai dengan citra Lion Tower. Desain harus memperhitungkan sistem drainase air hujan yang efektif untuk mencegah genangan air atau kebocoran yang dapat merusak plafon dan area lobi. Integrasi sistem pencahayaan modern juga menjadi salah satu permintaan klien untuk meningkatkan visibilitas dan estetika pada malam hari. Oleh karena itu, desain harus mencakup jalur kabel dan titik pemasangan lampu yang terintegrasi rapi dengan struktur utama.

Analisis Teknis
Tahap analisis teknis dimulai dengan studi mendalam terhadap gambar desain yang ada dan kondisi lapangan. Tim engineering kami melakukan dekomposisi masalah untuk setiap aspek desain. Pertama, analisis struktural difokuskan pada penggunaan balok baja IWF 300x150x6.5×9 sebagai rangka utama. Pemilihan profil ini didasarkan pada perhitungan beban mati (dead load) yang mencakup berat sendiri struktur baja, berat kaca tempered laminated (sekitar 30 kg/m² per lembar 12mm), berat penutup Aluminium Composite Panel (ACP), dan GRC. Selain itu, perhitungan juga mencakup beban hidup (live load) dari air hujan dan potensi beban angin (wind load) yang bekerja pada permukaan kanopi yang luas.
Berdasarkan gambar “Rencana Kanopi”, struktur utama membentang sepanjang 12,6 meter dengan lebar 10 meter. Penggunaan balok IWF 300 memberikan kekakuan yang diperlukan untuk bentang panjang ini, mencegah defleksi atau lendutan yang berlebihan pada bagian tengah kanopi. Koneksi antara balok IWF baru dengan struktur kolom eksisting dirancang menggunakan bracket plate tebal 16mm yang diikat dengan baut M16. Analisis sambungan ini memastikan transfer beban yang aman dari kanopi ke struktur utama gedung. Semua detail sambungan, termasuk jumlah dan posisi baut, dihitung untuk menahan gaya geser dan momen yang terjadi.
Untuk material atap, dipilih kaca tempered 2x6mm + laminated. Spesifikasi ini menawarkan keamanan berlapis. Proses tempering meningkatkan kekuatan kaca terhadap benturan hingga 3-5 kali lipat dibandingkan kaca biasa. Lapisan laminasi (interlayer PVB) di antara dua lembar kaca tempered berfungsi untuk menahan pecahan kaca agar tetap menempel pada tempatnya jika terjadi keretakan, mencegah jatuhnya serpihan kaca yang berbahaya. Dari sisi fungsional, kaca ini juga memberikan perlindungan terhadap sinar UV dan transmisi cahaya alami yang optimal. Dimensi panel kaca yang bervariasi (hingga 2300×3390 mm) memerlukan rangka penahan kaca dari pipa kotak SUS 304 ukuran 50x50x1.5mm yang dirancang untuk menopang setiap panel secara merata.
Sistem finishing dan cladding juga dianalisis secara detail. Penggunaan plat cover Stainless Steel SUS 304 untuk melapisi balok IWF dipilih karena ketahanannya yang superior terhadap korosi dan kemampuannya memberikan tampilan modern yang reflektif dan mewah, selaras dengan cladding kolom eksisting. Di sisi lain, Aluminium Composite Panel (ACP) yang dikombinasikan dengan GRC 18mm digunakan untuk area sirip dan plafon. ACP dipilih karena bobotnya yang ringan, kemudahan fabrikasi, permukaan yang rata, dan ketersediaan warna yang beragam, sementara GRC memberikan kekuatan tambahan dan ketahanan terhadap api.

Solusi yang Diusulkan
Berdasarkan analisis teknis yang komprehensif, kami mengusulkan sebuah solusi desain kanopi terintegrasi yang menjawab semua tantangan yang telah diidentifikasi. Solusi ini tertuang dalam gambar teknis detail (Rencana Kanopi, Potongan, dan Aksonometri) serta rincian Bill of Quantity (BoQ) yang transparan. Desain yang diusulkan adalah kanopi dengan struktur utama baja IWF 300 yang diekspos sebagian dan dilapisi dengan stainless steel, menopang atap kaca tempered laminated dengan sistem rangka yang rapi dan minimalis.
Struktur utama dirancang dengan bentang yang jelas, menciptakan ruang terbuka di bawahnya tanpa halangan visual yang signifikan. Untuk menopang atap kaca, digunakan rangka pipa kotak (hollow) stainless steel SUS 304. Sistem penjepit kaca khusus (sirip2) dirancang untuk memastikan setiap panel kaca terpasang dengan kuat dan kedap air. Detail ini terlihat pada gambar Aksonometri, di mana rangka penahan kaca diposisikan dengan presisi untuk mendukung panel-panel kaca berukuran besar. Desain ini tidak hanya kuat secara struktural tetapi juga memberikan kesan ringan dan transparan.
Untuk manajemen air hujan, sebuah talang (gutter) terintegrasi dirancang di sepanjang perimeter belakang kanopi, tersembunyi di balik elemen fasad ACP. Talang ini akan mengumpulkan air hujan dari seluruh permukaan atap kaca dan menyalurkannya ke sistem drainase gedung yang ada, mencegah air melimpah ke area entrance. Desain ini memastikan fungsionalitas kanopi sebagai pelindung cuaca terpenuhi secara efektif. Seluruh detail waterproofing pada sambungan antara kaca, rangka, dan talang diperhitungkan untuk mencegah risiko kebocoran di masa depan.

Aspek estetika dan fungsionalitas malam hari diakomodasi melalui integrasi sistem pencahayaan. Sebanyak 16 set lampu TL LED Philips Trunklinea 120cm 15W diusulkan untuk dipasang pada struktur plafon kanopi. Pemilihan lampu LED ini didasarkan pada efisiensi energi, umur pakai yang panjang, dan kemampuannya memberikan cahaya yang merata tanpa silau berlebih. Pemasangan lampu dirancang secara tersembunyi (uplight) seperti yang terlihat pada gambar potongan, menciptakan efek pencahayaan tidak langsung yang elegan dan menonjolkan keindahan struktur pada malam hari. Keseluruhan solusi ini menawarkan kombinasi antara rekayasa struktur yang kokoh, pemilihan material premium, dan desain arsitektural yang modern dan fungsional.
Visualisasi Teknis
Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai alur proses dari tahap perencanaan hingga potensi pelaksanaan proyek modifikasi kanopi ini, kami menyusun diagram alir proses. Diagram ini menguraikan langkah-langkah kunci yang akan diambil, mulai dari analisis kebutuhan awal, pengembangan desain rekayasa, hingga koordinasi di lapangan. Visualisasi ini membantu semua pemangku kepentingan memahami tahapan kritis dan keterkaitan antar aktivitas dalam proyek.
Flowchart: Alur proses desain, perencanaan, dan usulan pelaksanaan proyek modifikasi kanopi Lion Tower.
Diagram di atas mengilustrasikan pendekatan sistematis kami. Dimulai dari pemahaman mendalam terhadap kebutuhan klien (A), dilanjutkan dengan analisis rekayasa (B) dan pengembangan konsep (C). Setelah konsep disetujui, tim akan membuat gambar kerja detail dan BoQ (D, E) untuk diajukan dalam proposal (F). Setelah persetujuan (G), proses akan berjalan paralel antara pengadaan material (H), fabrikasi (I), dan persiapan lapangan (J). Tahap krusial adalah pembongkaran struktur lama (K) yang harus dilakukan dengan aman sebelum instalasi struktur baru (L) dan komponen lainnya (M, N, O) dimulai secara berurutan. Setiap tahap akan diakhiri dengan kontrol kualitas (P) sebelum serah terima (Q).

Hasil yang Diharapkan
Implementasi dari desain yang diusulkan ini diharapkan akan menghasilkan transformasi signifikan pada area pintu masuk utama Lion Tower. Secara fungsional, kanopi baru akan memberikan perlindungan yang jauh lebih superior terhadap hujan dan panas matahari, berkat penggunaan atap kaca tempered laminated seluas lebih dari 120 meter persegi. Sistem drainase terintegrasi akan memastikan tidak ada lagi masalah genangan atau tampias air hujan, menjaga area lobi tetap kering dan aman. Peningkatan tingkat pencahayaan alami di siang hari dan pencahayaan buatan yang elegan di malam hari akan meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengguna gedung.
Dari segi struktural, penggunaan rangka baja IWF 300 yang kokoh dan material berkualitas tinggi seperti stainless steel SUS 304 akan menjamin durabilitas dan umur pakai yang sangat panjang dengan kebutuhan perawatan minimal. Desain ini dirancang untuk tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan korosi, menjadikannya investasi jangka panjang yang efisien bagi manajemen gedung. Keamanan pengguna juga menjadi prioritas utama, yang diwujudkan melalui penggunaan kaca safety (tempered dan laminated) yang akan mencegah risiko cedera akibat pecahan kaca.
Secara estetika, kanopi baru ini akan berfungsi sebagai landmark arsitektural yang modern dan ikonik, secara signifikan meningkatkan citra dan nilai properti Gedung Lion Tower. Desain yang bersih, penggunaan material premium seperti kaca dan stainless steel, serta finishing yang presisi akan menciptakan kesan mewah dan profesional. Tampilan baru ini tidak hanya akan menyegarkan fasad bangunan tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik dan kesan pertama yang mengesankan bagi para penyewa, klien, dan pengunjung. Proyek ini diharapkan menjadi tolok ukur kualitas dalam proyek renovasi fasad gedung perkantoran di Jakarta.
Status Proyek & Disclaimer
Status Proyek: Studi Desain Teknis & Proposal Lengkap | Rencana Struktur, Section View, Axonometri.
Dokumen ini merupakan analisis rekayasa dan desain teknis yang telah selesai dikembangkan oleh tim engineering PT Witanabe Integrasi Indonesia. Studi kasus ini disajikan untuk menunjukkan kapabilitas teknis dan metodologi desain kami dalam menangani proyek modifikasi arsitektural dan struktural yang kompleks.
Siap untuk Konsultasi Proyek Anda?
Butuh modifikasi kanopi atau fasad gedung dengan rekayasa terperinci? Kami siap merancang solusi struktural yang aman dan modern untuk Anda.
Atau hubungi kami di: +62 857-8096-1572 | Email: info@witanabe.com



